ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

Peluang Investasi

 

DAERAH INVESTASI

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 5255284


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :

Fri, 31 Oct 2014



FEED NEWS    BERITA TERBARU
 

Pembangunan Tol Cikapali Telah Mencapai 67 Persen 

(Berita Daerah – Jawa) Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono pada Rabu (29/10) kemarin meninjau pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan (Cikapali). Berdasarkan peninjauan tersebut menunjukkan bahwa dari beberapa ruas jalan yang sudah diaspal dan dari segi kenyamanan jalan sudah cukup bagus serta mengikuti desain yang baik dan benar.

Basuki mengungkapkan bahwa Cut and fill sudah sesuai engineering dengan semen untuk menahan longsoran juga sudah baik dari segi kualitas maupun lingkungan. Sementara dari segi kenyamanan sudah cukup baik dengan indeks kekasaran jalan sebesar 1,1 persen dari yang biasanya 4,1 persen.

Pada saat ini progress pembangunannya sudah mencapai 67 persen dan di akhir tahun ditargetkan mencapai 85 persen dengan target dapat digunakan pada lebaran tahun depan. Sedangkan secara kontraktual, pekerjaan ini akan selesai pada Juni 2015. Selanjutnya dari sisi bussiness plan, perkiraan lalu lintas harian kendaraan yang akan melewati jalan tol tersebut akan mencapai 27 ribu, diperkirakan saat jalan tol tersebut resmi beroperasi angka lalu lintas kendaraan akan lebih dari 27 ribu kendaraan per hari.

Pembangunan jalan tol ini diprediksi dapat mereduksi kemacetan yang terjadi di jalan nasional hingga 60 persen, salah satunya dapat mereduksi kendaraan yang melewati jalan nasional Cikampek-Palimanan dengan tingkat kepadatan kendaraaan mencapai 65 ribu per hari. Oleh karena itu secara otomatis biaya perawatan jalan di jalan nasional Cikampek-Palimanan juga akan berkurang sampai 50 persen karena kendaraan berat sudah banyak pindah melewati jalan tol Cikapali.

Tol yang sudah mulai dikerjakan pada tahun 2011 lalu itu akan dibangun sepanjang 116 Km dan membutuhkan dana mencapai Rp12 triliun, serta akan memiliki 7 pintu tol yaitu 2 pintu tol utama dan 5 pintu tol simpang susun. Pintu tol tersebut terdapat di Cikoko, Kalijati, Subang, Cikedung, Sumber Jaya, Kertajati dan Palimanan.

Tol ini juga merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa yang akan menghubungkan Cikampek di Jawa Barat hingga ke Surabaya di Jawa Timur sepanjang 705 km, dan proyek tersebut akan terbagi menjadi 9 seksi. Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di jalan nasional terutama pada saat tertentu seperti pada saat lebaran.

Selain itu Kementerian Pekerjaan Umum-Perumahan Rakyat menginformasikan jika pada saat ini pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Trans Jawa yang akan terdiri dari 10 ruas tol sudah mencapai 63,8 persen. Sedangkan untuk pembebasan lahan yang dinilai sesuai dengan uang ganti rugi (UGR) telah mencapai 65,4 persen atau mencapai Rp5,2 triliun.

Jalur tol Trans Jawa yang terbentang dari Cikampek, Cirebon, Semarang hingga Surabaya itu dinilai sebagai proyek mendesak untuk mengurai kemacetan dan diharapkan bisa menurunkan ongkos logistik yang tinggi. Jalur tol Trans Jawa ini juga dapat bermanfaat untuk mengurai kepadatan di jalur Pantai Utara Jawa.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

 

The post Pembangunan Tol Cikapali Telah Mencapai 67 Persen appeared first on Berita Daerah.

Pertumbuhan Ekonomi Dipicu Oleh Peningkatan Investasi 

(Berita Daerah – Nasional) Ekonom Universitas Gadjah Mada Sri Adiningsih mengatakan jika peningkatan investasi di berbagai sektor menjadi kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015 sehingga harus terus didorong. Momentum dari pemerintahan baru yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo harus bisa dimanfaatkan seiring dengan meningkatnya tren kepercayaan kalangan pengusaha dan investor terhadap pemerintahan baru.

Sri Adiningsih di Yogyakarta, Rabu (29/10) kemarin mengatakan bahwa peningkatan investasi merupakan salah satu komponen pendorong pertumbuhan ekonomi yang paling prospektif pada saat ini selain konsumsi dan nilai ekspor. Hal tersebut dapat tercermin dari penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) secara bertahap sejak pelantikan Presiden Joko Widodo hingga saat ini.

Selanjutnya Sri Adiningsih menjelaskan jika pertumbuhan investasi yang perlu terus didorong bukan hanya berkaitan dengan penanaman modal dalam negeri maupun modal asing saja, akan tetapi juga yang menyangkut belanja modal. Dengan peningkatan investasi tersebut akan mampu mendorong penyerapan tenaga kerja baru sehingga pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan dalam APBN 2015 bisa lebih mudah tercapai.

Tingginya nilai investasi tersebut juga bergantung kepada kebijakan pemerintah yang pro investor yaitu diantarnya yang berkaitan dengan kemudahan perizinan usaha melalui penataan birokrasi yang lebih efisien. Pembangunan infrastruktur juga diperlukan agar dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Sebelumnya Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa untuk dapat mencapai pertumbuhan perekonomian sebesar tujuh persen, maka membutuhkan investasi yang mendekati angka 10 persen. Investasi harus terus diperkuat karena ekspor belum bisa diandalkan dalam jangka pendek.

Bambang mengatakan bahwa pertumbuhan investasi yang baik dapat mendukung perekonomian nasional, untuk itu Presiden Joko Widodo memberikan arahan untuk mempercepat prosedur birokrasi agar iklim investasi kondusif bagi para investor. Presiden meminta tekanan birokrasi yang tidak berbelit, karena jika berbelit akan berakibat kepada investasi yang tidak akan ada yang masuk.

Perbaikan prosedur birokrasi tersebut harus didukung dengan kondisi ekonomi makro serta fundamental yang stabil, agar sektor investasi bisa memiliki daya angkat yang lebih baik dari konsumsi untuk mendukung pertumbuhan. Perbaikan struktural juga dibutuhkan yaitu dengan salah satu caranya adalah mengurangi subsidi BBM yang nilainya sudah sangat besar sehingga menyulitkan pemerintah untuk menjalankan program pembangunan.

Menkeu berpendapat jika investasi itu juga bukan hanya berasal dari Foreign Direct Invesment (FDI) saja, namun juga berasal dari belanja modal, APBN dan ekspansi BUMN. Mulai tahun 2015 mendatang pemerintah memiliki program pembangunan infrastruktur besar-besaran, dan percepatan itu selain membereskan infrastruktur tapi juga bisa membantu pertumbuhan.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

The post Pertumbuhan Ekonomi Dipicu Oleh Peningkatan Investasi appeared first on Berita Daerah.

Arena Bursa Kerja di Kampus Untirta 

(Berita Daerah – Serang) Sejumlah mahasiswa Universitas Tirtayasa (Untirta) Banten mengisi formulir lamaran kerja di Arena Bursa Kerja, di Kampus Untirta, Serang, Banten, Jumat (31/10). Acara tersebut digelar untuk memudahkan para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dalam mencari kerja sekaligus untuk mengenalkan situasi bursa kerja kepada mahasiswa yang belum lulus.

(tr/EA/bd-ant)

 

The post Arena Bursa Kerja di Kampus Untirta appeared first on Berita Daerah.

Antisipasi Lonjakan Permintaan Mebel 

(Berita Daerah – Palu) Pekerja menganyam rotan pada pembuatan mebel di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (31/10). Pelaku industri mebel rotan di Palu meningkatkan jumlah produksinya sebagai antisipasi lonjakan permintaan mebel menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru.

(tr/EA/bd-ant)

The post Antisipasi Lonjakan Permintaan Mebel appeared first on Berita Daerah.

Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung Masih Tunggu Investor 

(Berita Daerah – Sulawesi) Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian PU  dan Perumahan Rakyat John Damanik di Manado, Rabu (29/10) kemarin mengatakan jika pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung masih menunggu kepastian dari Pemerintah Cina mengenai pinjaman untuk investasi pembangunan tol sepanjang 39 km tersebut.

Pada tahun pertama pembangunan jalan tol Manado – Bitung ini dilakukan pengerjaaanya sepanjang 600 meter. Dana untuk proses pembangunan tersebut sebesar Rp 44 miliar yang bersumber dari APBN. Sementara itu pada saat ini sedang dilakukan negosiasi loan (pinjaman) dengan Cina.

Meskipun demikian, pekerjaan pembangunan proyek sepanjang 600 meter tersebut tetap dikerjakan oleh pemerintah, dan penyelesaian konstruksi untuk 600 meter ditargetkan pada Desember 2015  Begitu lahan berhasil dibebaskan, maka akan langsung dikerjakan proses pembangunannya. Hal tersebut dikarenakan kewenangan pembebasan lahan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, Ketua Pokja Balai Pembangunan Jalan dan Jembatan (BPJN) Wilayah XI Christian Umboh mengatakan upaya untuk memperoleh pinjaman dari Pemerintah Cina guna membiayai pembangunan Jalan Tol Manado – Bitung itu karena memiliki kelayakan ekonomi.

Jalan tol akan melalui Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung dan merupakan satu-satunya jalur penghubung antara kedua kota saat ini. Sejalan dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang meningkat tajam sehingga menyebabkan jalur tersebut semakin padat.

Berdasarkan studi yang sudah dilakukan, Financial Interest Rate Ratio (FIRR) Jalan Tol Manado Bitung baru sebesar 16%. Angka tersebut didasarkan pada asumsi trafik awal operasi (tetap) pada ruas Manado Ring Road – Sukur sebesar 12.662 km/jm, ruas Sukur – Armadidi 12.622 km/jam, Armadidi – Kauditan 10.937 km/jam, Kauditan – Danowudu 10.937 km/jam, dan Danowudu – Bitung 10.897 km.

Peningkatan volume kendaraan pada ruas jalan tersebut juga terasa dari waktu tempuh yang semakin meningkat tajam saat ini. Beberapa tahun sebelumnya waktu tempuh Manado – Bitung dan sebaliknya sekitar 45 menit.  Namun saat ini membutuhkan waktu sekitar 90-120 menit. Resiko kecelakaan pada jalur tersebut juga semakin meningkat seiring dengan tingginya arus lalu lintas kendaraan.

Pembangunan jalan tol tersebut dinilai akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Sulawesi Utara karena akan meningkatkan konektivitas antara Manado dan Bitung. Selain itu dengan pembangunan jalan tol ini akan menghubungkan Kota Manado dan pusat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.

Dengan pembangunan jalan tol ini nantinya akan membuat jarak diantara Manado dan Bitung menjadi lebih cepat ditempuh sehingga dapat menekan biaya logistik. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendorong perekonomian di wilayah Manado sehingga memiliki daya saing, serta diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan baru di kawasan Asia Pasifik.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD-PU
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

The post Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung Masih Tunggu Investor appeared first on Berita Daerah.


 
Perhutani Bangun Pabrik Sagu di Kabupaten Sorong Selatan (2014-09-08)

(Berita Daerah – Papua) Pada bulan Maret 2015 Perum Perhutani dapat mengoperasikan pabrik sagu di Distrik Kais yang berada di Kabupaten Sorong Selatan, Papua. Pabrik sagu tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 30.000 ton sagu per tahun

Selengkapnya
 
Sumut Menjadi Daya Tarik Investor Asing (2014-09-04)

(Berita Daerah – Nasional) Pertumbuhan investasi di Provisi Sumatera Utara pada triwulan II-2014 mengalami peningkatan sebesar 4,4 persen dibandingkan pada triwulan I-2014 yang mencapai sebesar 3,9 persen. Kondisi ini membuat sejumlah investor Tiongkok, Malaysia dan Saudi Arabia berani untuk menanamkan modalnya untuk berinvestasi di Sumut, investasi yang menjadi daya tarik negara asing menanamkan modalnya di Sumut salah satunya di sektor jasa perdagangan

Selengkapnya
 
Peluang Ekspor Kopi Indonesia (2014-08-18)

(Berita Daerah – Nasional) Salah satu komoditas yang dapat menjadi unggulan ekspor Indonesia adalah kopi, dapat dilihat dari besarnya minat masyarakat mancanegara terhadap kopi asal Indonesia yang dinilai memiliki beragam jenis dengan ciri khas rasa yang berbeda. Potensi inilah yang ingin dikembangkan oleh pemerintah Indonesia agar dapat “menduniakan” kopi asli Indonesia.

Selengkapnya
 
Investasi di Aceh Aman (2014-07-25)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI, Budiman, dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, memberi jaminan bahwa Aceh sangat aman untuk investasi. Pemilu legislatif yang berlangsung 9 April lalu berjalan sukses tanpa sedikitpun terjadi gangguan keamanan. Angka kriminal di Aceh juga terhitung rendah secara nasional.

Selengkapnya
 
Gubernur Mengajak Pengusaha Malaysia Garap Potensi Aceh (2014-07-24)

Kita mengajak investor Malaysia untuk memanfaatkan kesempatan ini sehingga peluang bisnis yang ada di Aceh ini dapat kita garap bersama.

Selengkapnya
 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved