ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

Peluang Investasi

 

DAERAH INVESTASI

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 525584


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :

Sun, 13 Jul 2014



FEED NEWS    BERITA TERBARU
 

Perampok Bersenjata Api di Bekasi Ambil Emas 100 Gram 

Perampok Bersenjata Api di Bekasi Ambil Emas 100 GramTEMPO.CO, Bekasi - Kawanan perampok bersenjata api menyatroni sebuah rumah di perumahan Wisma Asri, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Sabtu, 12 Juli 2014. Perhiasan emas seberat 100 gram amblas, sedangkan sejumlah surat yang diambil ditemukan warga di daerah Sukatani, Kabupaten Bekasi.


KPU Jamin Tak Ada Kecurangan Penghitungan Suara 

KPU Jamin Tak Ada Kecurangan Penghitungan SuaraTernate (Antara) - KPU kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menjamin tidak ada kecurangan dalam penghitungan suara hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di daerah itu, baik di tingkat TPS, PPS, PPK maupun KPU setempat. "Dugaan praktik kecurangan penghitungan suara pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 di Halmahera Selatan dijamin tidak terulang pada pilpres kali ini, karena KPU telah melakukan berbagai langkah antisipasi," kata Ketua KPU Halmahera Selatan Syukur M. Saleh di Labuha, Minggu. ...


Waspadai Hujan Deras Hari Ini   

Waspadai Hujan Deras Hari Ini  TEMPO.CO, Jakarta -  Informasi dari Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyebutkan terjadi pembentukan awan hujan di wilayah Jabodetabek, Ahad, 13 Juli 2014, mulai pukul 07.00 WIB. Hal ini akan mengakibatkan hujan deras disertai kilat dan petir di sejumlah wilayah.


Ekonomi Sumatera Bisa Maju dengan Adanya Tol 2.700 Km 

Pembangunan ruas tol Trans Sumatera sepanjang 2.700 km sudah sangat dinanti-nanti masyarakat dan pemerintah daerah setempat karena bisa memajukan ekonomi.






Produk Pertanian Harus Lebih Banyak Melakukan Promosi 

(Berita Daerah – Nasional) Sektor pertanian di Indonesia sedang mengalami tantangan hebat menjelang bergulirnya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 mendatang. Pemerintah yang mencanangkan swasemba produk pertanian dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, namun harus mengalami kenyataan dari kuantitas hasil produksi pertanian Indonesia masih mengalami defisit sehingga masih harus dilakukan impor produk pangan.

Tentu ini menjadi sebuah tantangan bagi sektor pertanian Indonesia untuk dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya, karena pada saat bersamaan Indonesia sedang mengalami defisit pertanian dan juga akan menghadapi pasar bebas kawasan regional sehingga membuat Indonesia menjadi pasar potensial bagi negara lain.

Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian Yusni Emilia Harapa di Jakarta, Kamis (10/7) kemarin mengatakan bahwa produk pertanian di Indonesia harus dapat dipromosikan lebih untuk menghadapi MEA 2015. Hal ini dikarenakan produk pertanian nasional seperti buah-buahan dan sayuran dinilai masih kurang melakukan promosi dalam menghadapi MEA 2015.

Potensi dari sumber daya alam dalam negeri dinilai memiliki banyak keunggulan namun masih belum banyak disosialisasikan, oleh karena itu produk pertanian nasional harus lebih mendapatkan kesempatan promosi sebagai sarana untuk memberikan informasi mengenai keunggulan produk pertanian nasional.

Dirjen mengungkapkan jika pihaknya siap melakukan berbagai upaya untuk dapat memberikan sarana, fasilitas dan juga kegiatan promosi bagi produk pertanian nasional. Kegiatan-kegiatan yang bersifat promosi bagi produk pertanian saat ini sangat dibutuhkan untuk menginformasikan kepada masyarakat jika produk pertanian lokal memiliki keunggulan bersaing degan produk impor.

Dengan demikian diharapkan mampu meningkatkan kecintaan untuk lebih memilih mengkonsumsi produk pertanian lokal baik berupa sayuran maupun buah-buah sehingga dapat membantu para petani lokal untuk dapat tumbuh dan berkembang. Sektor pertanian dalam negeri memang harus terus diperkuat dan ditingkatkan kualitas serta kuantitas produksinya agar dapat bersaing dengan produk negara lain.

Indonesia seharusnya mampu memproduksi produk pertaniannya sendiri karena memiliki lahan pertanian yang luas tersebar diseluruh wilayah Indonesia yang didukung juga dengan kondisi lahan yang subur. Untuk dapat mengembangkan sektor pertanian perlu penggunaan teknologi pertanian sehingga dapat meningkatkan kualitas dan juga kuantitas yang dihasilkan serta dapat melakukan antisipasi terhadap perubahan iklim yang saat ini sering kali tidak menentu.

Dalam menghadapai MEA 2015 mendatang pertanian Indonesia memiliki tantangan untuk dapat meningkatkan produk pertanian untuk dapat swasembada pangan dan juga dapat menjaga ketahanan pangan dalam negeri karena sektor pertanian dari negara lain siap menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial bagi produk mereka. Hal ini didorong juga dengan jumalh penduduk Indonesia yang sangat besar hampir mencapai 250 juta jiwa.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant


 
Perhutani Bangun Pabrik Sagu di Papua (2013-09-27)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perum Perhutani membangun pabrik sagu di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat.

Selengkapnya
 
Kekeringan, 1.110 Hektare Padi di Klaten Terancam Puso (2013-09-26)

Metrotvnews.com, Klaten: Lahan padi sekitar 1.110 hektare di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terancam puso akibat kekeringan.

Selengkapnya
 
Minat Wisatawan Amerika Latin ke Indonesia Terkendala Penerbangan (2013-09-26)

Metrotvnews.com, Denpasar: Indonesia sedang mendorong direalisasikannya air trafic agreement dengan seluruh Negara Amerika Latin. Pada tahap awal kerja sama tersebut dilakukan dengan Argentina.

Selengkapnya
 
Minat Warga Bengkulu Kembali Bertanam Diakui Rendah (2013-09-24)

Metrotvnews.com, Bengkulu: Gebernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengakui, minat warga Bengkulu untuk kembali bertanam dan meninggalkan pola hidup konsumtif masih rendah. Warga sudah telanjur hidup konsumtif.

Selengkapnya
 
Populasi Ayam Pelung Berkembang Pesat di Cianjur (2013-09-24)

Metrotvnews.com, Cianjur: Populasi ayam pelung saat ini dinilai terus berkembang pesat, tidak hanya di tempat asalnya di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Selengkapnya
 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved