ENGLISH     BAHASA INDONESIA
 
 
 
 
 

Peluang Investasi

 

DAERAH INVESTASI

 
 
 
LINK TERKAIT

     

 
KONTAK

      Direktorat Pengembangan Potensi Daerah BKPM
      Jl. Gatot Subroto 44
      Jakarta Selatan
      DKI Jakarta
      Indonesia, 12190
      Tel: +62 21 5255284


 
 
IN COLLABORATION WITH PROVINCES OF INDONESIA :

Tue, 25 Nov 2014



FEED NEWS    BERITA TERBARU
 

Kadin Himbau Dunia Usaha Bekerja Sama Dengan Pemerintah 

(Berita Daerah – Nasional) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta kepada dunia usaha untuk tidak skeptis terhadap angka proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen dan tax ratio lebih dari 16 persen serta angka-angka pembangunan infrastruktur yang telah ditargetkan oleh pemerintah selama periode 2014-2019, walaupun pada saat ini terdapat tekanan dari eksternal dan permasalahan internal yang terus berlangsung dan sangat kompleks.

Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto di Jakarta, Jumat (21/11) mengatakan jika dunia usaha perlu menempatkan diri pada posisi proaktif dengan bekerjasama dengan pemerintah. Hal ini harus dilakukan karena dunia usaha memiliki perspektif tersendiri dalam memahami permasalahan ekonomi, baik sebagai sarana untuk menciptakan kemakmuran maupun sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi. Keunggulan inilah yang harus dapat disumbangkan oleh dunia usaha kepada pemerintah untuk kepentingan nasional.

Suryo berpendapat jika selama ini fiskal Indonesia masih jauh dari menggembirakan karena ruang fiskal yang ada sangat sempit dikarenakan besarnya subsidi BBM, sementara itu hutang Indonesia dengan luar negeri juga cukup mengkhawatirkan. Hingga Agustus 2014, hutang pihak swasta mencapai sekitar Rp3.540 triliun atau setara dengan 290,4 miliar dolar AS dan hutang pemerintah hingga September 2014 mecapai Rp2.602 triliun atau 25 persen dari PDB.

Kemampuan negara dalam membayar hutang juga mengalami penurunan dari tahun ke tahun dan ditambah dengan penerimaan negara dari pajak yang kurang dari 70 persen sehingga membuat negara untuk melakukan pembangunan semakin lemah. Rendahanya pendapatan pajak ini menyebabkan terjadinya defisit primer, yaitu pendapatan dikurangi belanja tanpa pembayaran hutang. Pada tahun 2012 defisit primer Indonesia sebesar Rp45,5 triliun, dan pada tahun 2014 diperkirakan mencapai Rp111 triliun.

Belum lagi dengan besarnya hutang swasta dengan luar negeri yang pada dasarnya disebabkan oleh bunga pinjaman yang tinggi di dalam negeri, sedangkan bunga pinjaman di luar negeri rendah. Tingginya hutang Indonesia secara keseluruhan ini membuat tekanan pada nilai rupiah dan semakin menguras cadangan devisa serta membebani APBN.

Pemerintah sendiri pada saat ini memiliki tambahan ruang fiskal sebesar Rp110 triliun hingga Rp140 triliun yang didapatkan melalui kebijakan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Anggaran tersebut nantinya akan dialihkan kepada sektor yang lebih produktif sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia seperti salah satunya melakukan pembangunan infrastruktur yang akan berdampak positif bagi masyarakat, utamanya untuk sektor pertanian dan perikanan.

Untuk bisa mencapai angka pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen, maka dibutuhkan investasi yang mendekati angka 10 persen karena sisi ekspor belum bisa diandalkan dalam jangka pendek. Investasi itu juga bukan hanya berasal dari Foreign Direct Invesment(FDI) saja, namun juga berasal dari belanja modal, APBN dan ekspansi BUMN.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD-Kadin Indonesia
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

The post Kadin Himbau Dunia Usaha Bekerja Sama Dengan Pemerintah appeared first on Berita Daerah.

Hari Senin Tanpa Kendaraan Pribadi 

(Berita Daerah – Bogor) Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menunggu kedatangan angkutan kota rute Bubulak-Sukasari untuk menumpang menuju agenda kerja di Jalan Djuanda, Kota Bogor, Jabar, Senin (24/11). Walikota Bogor melarang semua PNS Kota Bogor menggunakan kendaraan pribadi setiap hari Senin dengan tujuan kampanye hemat BBM dan juga untuk mengurangi kemacetan di Kota Bogor.

(tr/EA/bd-ant)

The post Hari Senin Tanpa Kendaraan Pribadi appeared first on Berita Daerah.

Ekspor Perhiasan Indonesia Capai 3,17 Miliar Dolar AS 

(Berita Daerah – Nasional) Kementerian Perdagangan (Kemendag) gencar menjadikan dunia sebagai ladang bagi produk-produk dalam negeri, dan tak terkecuali bagi produk perhiasan. Untuk periode Januari-Agustus 2014, secara mengejutkan produk ini mampu mencetak nilai ekspor sebesar USD 3,17 miliar. Nilai ekspor perhiasan ini naik hingga 100,42% dibandingkan tahun lalu.

Kemendag akan terus berupaya mendorong pertumbuhan inovasi dan kreativitas para perajin kriya perhiasan nasional dengan berpartisipasi dalam pameran Indonesia Jewellery Show ke-9 pada 20–23 November 2014 di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Pameran ini bertemakan “Indahnya Desain Perhiasan Nusantara Indonesia”.

Keunggulan perhiasan Indonesia tercermin dalam ekspor produk perhiasan yang telah melampaui target sebesar USD 2,3 miliar pada 2014. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Nus Nuzulia Ishak menambahkan bahwa kinerja ekspor perhiasan nasional cukup membanggakan.

Sebagai salah satu produk ekonomi kreatif Indonesia yang mengandalkan kreasi dan inovasi, produk perhiasan memiliki keunggulan tersendiri di pasar global. Tren positif sebesar 28,03% selama lima tahun terakhir ditunjukkan oleh ekspor mutumanikam nusantara. Singapura, Hong Kong, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab menjadi negara tujuan utama ekspor perhiasan Indonesia.

Dalam paviliun seluas 108 m2 dengan desain khusus berbahan bambu, Kemendag menampilkan 15 perusahaan produsen perhiasan berkualitas dari berbagai daerah di Indonesia. Keanekaragaman mutumanikam yang ditampilkan ini memiliki keunggulan komparatif dari segi desain yang unik serta memanfaatkan berbagai macam bahan baku seperti perak, emas, mutiara, kerang, keramik, batu-batuan, dan berlian.

Produk-produk yang ditampilkan tersebut telah diakui di pasar lokal maupun internasional. Beberapa di antaranya adalah peraih penghargaan kriya dunia (World Craft Council) dengan produk dikategorikan memiliki kualitas sempurna (excellent), berbasis pada budaya atau tradisi lokal (autenthic), inovatif dari segi desain maupun proses produksi (innovative), dapat diterima pasar domestik dan internasional (marketable), serta ramah lingkungan dan memenuhi tanggung jawab sosial (social responsibility).

Indonesia Jewellery Show merupakan pameran perhiasan yang rutin digelar. Pameran tahun ini akan diikuti lebih dari 200 perajin perhiasan dari seluruh Indonesia dengan estimasi pengunjung 10-15 ribu. Selain sebagai ajang promosi, pameran ini juga sebagai bentuk apresiasi karya seni perhiasan Indonesia yang mendorong tumbuh kembang industri perhiasan Indonesia.

Produk perhiasan ini berpotensi untuk terus dikembangkan karena Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah dan bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan perhiasan. Indonesia juga diklaim sebagai negara pemasok mutiara laut selatan atau South Sea Pearl terbesar di dunia dengan mampu memasok sebesar 43 persen kebutuhan dunia.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD-Kemendag
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

The post Ekspor Perhiasan Indonesia Capai 3,17 Miliar Dolar AS appeared first on Berita Daerah.

Tarif Angkutan Umum 

(Berita Daerah – Jakarta) Suasana aktifitas penumpang di Terminal Senen, Jakarta, Senin (24/11). Pemprov DKI Jakarta menyetujui kenaikan tarif angkutan kota, KWK, Mikrolet, Metromini, Kopaja dan APTB sebesar Rp 1000 sesuai dengan kesepakatan dari Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Daerah dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

(tr/EA/bd-ant)

The post Tarif Angkutan Umum appeared first on Berita Daerah.

Inalum Siap Bangun PLTU Untuk Perkuat Pasokan Energi 

(Berita Daerah – Sumatera) PT Indonesia Asahan Alumunium pada saat ini sedang mempersiapkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang akan digunakan untuk memperkuat pasokan energi perusahaan yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi alumunium dan beberapa program lainnya.

Pemerintah sendiri berharap Inalum dapat meningkatkan kapasitas produksi hingga mencapai 2 kali lipat dari jumlah produksi sebelumnya agar dapat memenuhi kebutuhan domestik dan juga memenuhi kebutuhan ekspor.

Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Winardi di Medan, Senin (24/11) mengatakan jika pada saat ini pihaknya sedang mempersiapkan sejumlah program pengembangan perusahaan pasca pengambilalihan operasional perusahaan dari konsorsium perusahaan Jepang.

Sejumlah program yang akan dilakukan oleh Inalum diantaranya adalah pengolahan biji bauksit menjadi alumina sebagai bahan baku aluminium dan pengolahan alumunium menjadi berbagai produksi seperti kabel listrik, aloy dan suku cadang otomotif. Oleh karena itu perusahaan membutuhkan tambahan energi guna mendukung program pengembangan produk tersebut agar tidak mengalami kendala dalam proses produksi.

Sebelumnya Inalum hanya memiliki pasokan energi listrik sebanyak 553 Megawatt yang bersumber dari beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), namun dari jumlah pasokan energi tersebut masih harus menyumbangkan kepada PLN sebanyak 90 Megawatt untuk mendukung ketersediaan listrik di Sumatera Utara.

Untuk itulah perusahaan yang berlokasi di Kabupaten Batubara ini berencana untuk membangun PLTU yang berlokasi masih berada di areal Inalum dengan fasilitas yang dapat menghasilkan daya hingga 1.000 megawatt dan direncanakan dapat selesai pembangunannya selama 5 tahun.

Proyek pembangunan PLTU itu berada di areal seluas 80 hektar dan diyakini akan berjalan sukses karena menggunakan lahan milik Otorita Asahan yang juga memiliki komitmen dalam pengembangan Inalum. Melalui pembangunan PLTU itu akan menjadi faktor pendukung dalam merealisasikan berbagai peningkatan produksi dan jangka panjang Inalum.

Terkait dengan pembangunan PLTU oleh Inalum ini, Menteri BUMN berencana untuk memasok kebutuhan listrik untuk PLN dari hasil produksi listrik Inalum sebesar 210 Megawatt sebagai upaya untuk mengatasi persoalan kekurangan pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara. Namun begitu rencana ini langsung mendapatkan penolakan dari serikat pekerja Inalum dan juga tokoh masyarakat kabupaten Batubara.

Penolakan tersebut didasari dari kekhawatiran dari para serikat pekerja Inalum jika listrik yang dihasilkan oleh perusahaan dialirkan ke PLN, dapat mengganggu kinerja perusahaan yang berdapak kepada perusahaan yang merugi dan juga berdampak kepada karyawan. Serikat pekerja Inalum khawatir dengan menurunnya kinerja perusahaan maka akan berdampak kepada pengurangan tenaga kerja bagi sekitar 2.000 orang karyawan Inalum.

PT Inalum yang baru kembali kepangkuan Indonesia ini seharusnya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah dan bukan malah menjadi tumbal bagi PLN yang dinilai tidak bisa meningkatkan kinerjanya.

Akbar Buwono/Regional Analyst at Vibiz Research/VM/BD
Editor : Eni Ariyanti
image: ant

The post Inalum Siap Bangun PLTU Untuk Perkuat Pasokan Energi appeared first on Berita Daerah.


 
Perhutani Bangun Pabrik Sagu di Kabupaten Sorong Selatan (2014-09-08)

(Berita Daerah – Papua) Pada bulan Maret 2015 Perum Perhutani dapat mengoperasikan pabrik sagu di Distrik Kais yang berada di Kabupaten Sorong Selatan, Papua. Pabrik sagu tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 30.000 ton sagu per tahun

Selengkapnya
 
Sumut Menjadi Daya Tarik Investor Asing (2014-09-04)

(Berita Daerah – Nasional) Pertumbuhan investasi di Provisi Sumatera Utara pada triwulan II-2014 mengalami peningkatan sebesar 4,4 persen dibandingkan pada triwulan I-2014 yang mencapai sebesar 3,9 persen. Kondisi ini membuat sejumlah investor Tiongkok, Malaysia dan Saudi Arabia berani untuk menanamkan modalnya untuk berinvestasi di Sumut, investasi yang menjadi daya tarik negara asing menanamkan modalnya di Sumut salah satunya di sektor jasa perdagangan

Selengkapnya
 
Peluang Ekspor Kopi Indonesia (2014-08-18)

(Berita Daerah – Nasional) Salah satu komoditas yang dapat menjadi unggulan ekspor Indonesia adalah kopi, dapat dilihat dari besarnya minat masyarakat mancanegara terhadap kopi asal Indonesia yang dinilai memiliki beragam jenis dengan ciri khas rasa yang berbeda. Potensi inilah yang ingin dikembangkan oleh pemerintah Indonesia agar dapat “menduniakan” kopi asli Indonesia.

Selengkapnya
 
Investasi di Aceh Aman (2014-07-25)

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI, Budiman, dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, memberi jaminan bahwa Aceh sangat aman untuk investasi. Pemilu legislatif yang berlangsung 9 April lalu berjalan sukses tanpa sedikitpun terjadi gangguan keamanan. Angka kriminal di Aceh juga terhitung rendah secara nasional.

Selengkapnya
 
Gubernur Mengajak Pengusaha Malaysia Garap Potensi Aceh (2014-07-24)

Kita mengajak investor Malaysia untuk memanfaatkan kesempatan ini sehingga peluang bisnis yang ada di Aceh ini dapat kita garap bersama.

Selengkapnya
 


 
 

PERIHAL | DAFTAR TANYA JAWAB | BUKU TAMU | KONTAK KAMI
© 2013 by Indonesian Investment Coordinating Board. All rights reserved